Media Turki, Sabah, melaporkan video tersebut diambil ketika Badou Jack mengunjungi kantor manajemen lahan pertanian Tyson di California, Amerika Serikat. Kedua mantan petinju terbaik di kelasnya itu tak lupa menggelar salat berjamaah di tengah pertemuanya. "Salat berjamaah bersama saudaraku," tulis Badou di media sosialnya.
Video tersebut pun menarik banyak perhatian warganet. Mereka takjub dan bangga Badou dan Tyson masih memegang teguh ajaran islam. Namun, tak sedikit pula yang mengkritik video tersebut. Para netizen mempertanyakan orang yang menjadi imam Tyson dan Badou. Pasalnya, sang imam terlihat menggunakan celana pendek dan terlihat bagian lututnya. Selain itu, orang mempermasalahkan Tyson yang kini menjalani bisnis ganja. "Itu bagus dia berdoa tetapi dia harus membatalkan investasi dari perusahaan marijuana; Pertanian Tyson, seorang Muslim seharusnya tidak menjadi pengedar narkoba. Narkoba itu haram," tulis seorang netizen seperti dikutip korankaltim.com dari viva.co.id.
"Ada yang bilang dia tidak boleh memakai celana pendek. Kamu sadar kamu membuat agama kita terlihat buruk kan? Berhenti menilai! Dia salat dan itu yang paling penting daripada menghakimi. Allah benci jika manusia berpura-pura menjadi Tuhan," sambung netizen lainnya.
Di sisi lain, Tyson saat ini Tyson saat ini sedang bersiap diri untuk menjalani laga bersejarah dalam hidupnya. Setelah 15 tahun pensiun, si Leher Beton bakal kembali naik ring untuk melakoni laga amal.
Tyson bakal menghadapi Roy Jones Jr dalam pertarungan delapan ronde pada 28 November 2020. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di viva.co.id hari Senin 24 Agustus 2020 dengan judul Viral Mike Tyson dan Badou Jack Salat Berjamaah di Lobi Kantor