Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Dishub Samarinda, Aji Danny. Menurutnya, 25 titik tersebut akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Bantuan Keuangan (Bankeu).
“Iya ada 25 titik, nanti dibagi untuk pembiayaannya, APBD dan Bankeu di 2025 ini,” ucapnya, Senin (25/3/2025).
Pembiayaan dari Bankeu digunakan untuk pemasangan LPJU di Jalan Kapten Sujono. Sementara itu, pemasangan yang bersumber dari APBD mencakup beberapa lokasi, yaitu Jalan Ampera, Jalan Arif Rahman Hakim, dan Jalan Bhayangkara.
Selain itu, LPJU juga akan dipasang di Jalan Biawan, Jalan Lamadu Keleng, Jalan Imam Bonjol, Jalan Abul Hasan, Jalan Harun Nafsi, Jalan Kurnia Makmur, dan Muang.
Selanjutnya, pemasangan akan dilakukan di Jalan Diponegoro, Jalan AW Syahrani, Jalan PM Noor, Jalan Tengkawang, Jalan Sejati, Jalan Sukorejo, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Urip Sumoharjo.
“Kemudian ada Jalan APT Pranoto depan Compo C, TPA Sambutan, Jalan Kesuma Bangsa, Jalan Margomulio,” tegasnya.
Aji menjelaskan bahwa dari 25 titik pekerjaan tersebut, ada yang berupa pemasangan baru dan ada juga yang merupakan rehabilitasi. Hal ini dilakukan karena sebelumnya beberapa tiang tidak menggunakan material galvanis.
“Rehab sendiri, merupakan penggantian tiang dengan bahan galvanis. Karena di pengerjaan sebelumnya ada yang belum menggunakan bahan galvanis jadi berkarat,” jelasnya.
Total anggaran yang dialokasikan dari APBD sebesar Rp39 miliar yang digunakan untuk pemasangan baru serta perawatan LPJU sepanjang tahun 2025.
Untuk anggaran dari Bankeu, Aji mengaku masih belum mengetahui total yang akan dikerjakan. Namun, Dishub Samarinda terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait pelaksanaan proyek tersebut.
Editor: Erwin