Karena itulah, Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam programnya menjadikan Samarinda kota modern dan aman bagi Masyarakat merencanakan penggunaan kabel tanam sebagai bagian dari program tata kota.
Untuk itu Andi Harun mengaku sudah mendengarkan tawaran desain dan rancangan yang diajukan Perusahaan Listrik Negara (PLN), hanya saja karena anggaran yang harus dikeluarkan cukup besar maka pemasangan kabel tanam dilakukan bertahap.
“Harus dilakukan secara bertahap karena biayanya sangat besar, per meternya sekitar Rp1,2 Juta, jadi setiap tahun karena tidak bisa sekaligus. Kabel tanam akan dipasang di kawasan kronis,” ujar Andi Harun kepada Korankaltim.com Selasa (11/6/2024) hari ini.
Andi Harun menyebut penggalian yang dilakukan secara konvensional bisa memakan waktu yang sangat panjang serta berdampak pada kelancaran lalu lintas.
“Sehingga kami mencari metode lain dan didapatkan yang cepat serta tidak merusak. Penggalian hanya membuka dua lubang, bahkan teknik ini juga bisa digunakan oleh instansi lain seperti Perumdam. Hanya perlu waktu 14 hari untuk penanaman kabel denga panjang 250-500 meter,” paparnya.
Editor: Aspian Nur