“Sebenarnya masih memerlukan suntikan anggaran untuk menambah kelengkapan dalam museumnya, makanya dalam APBD perubahan akan kami coba usulkan,” jelasnya.
Ia pun tak memungkiri kesempatan mendapatan kucuran anggaran dari APBD P sangat tipis, mengingat dalam pembahasannya mengenai pergeseran anggaran yang lebih difokuskan untuk tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun, Dadang bertekad pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Samarinda Januari tahun depan sudah bisa meresmikan museum pertama Kota Tepian.
“Ya sesuai keinginan Pak Wali, ulang tahun Samarinda nanti sudah diresmikan. Yang pasti kami coba ajukan dulu anggarannya dalam pembahasan APBD P,” tegasnya.
Terpisah dikonfirmasi di lapangan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Heru Firmanto dalam sebulan terakhir sudah menyelesaikan pembangunan struktur pondasi kolom museum.
“Pembangunan sudah mencapai 15 persen, pemasangan poer plat (struktur pondasi kolom) dan plat bertingkatnya sudah selesai,” terang Heru. Setelah itu lanjutnya, dalam kurun waktu 28 hari poer plat akan dikombinasikan dengan tiang pancang dan kepala pondasi museum. Saat ini tengah dilakukan pencetan poer plat yang akan dipasangkan untuk 27 titik pancang.
“Sentuhan akhirnya tinggal di cor saja dan akan aman selama tidak terganggu dengan benturan,” demikian Heru. (ms)