Jembatan ini merupakan penghumbung antara Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan dengan Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran.
“Empat jam saya di Jakarta menghadap KKJTJ (Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan) dengan PUPR untuk meminta rekomendasi ini agar segera keluar. Alhamdulillah akhirnya terealisasi juga meskipun ada beberapa peralatan seperti sensor kabel dan lainnya belum terpasang namun itu akan kami lanjutkan setelah lebaran nanti,” jelasnya.
Terpisah Konsultan Pengawas Taufik Reynaldi menambahkan dalam pengawasan jembatan ia menurunkan dua orang pengawas kendaraan untuk melalukan pemantauan secara langsung.
“Perhitungan kendaraan ini akan terus berjalan mulai hari ini (kemarin) hingga satu minggu kedepan. Setelah itu akan kami laporkan kepada KKJTJ karena dari pihak mereka kami tetap memantan memantau perkembangan lalu lintas,” imbuh Taufik.
Sementara itu dari segi keamaan lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda juga turut serta melakukan pengamanan dari kedua sisi jembatan yaitu Sungai Kapih dan Simpang Pasir.
“Setiap harinya ada 12 personil, enam berjaga dari pagi sampai siang dan enam lagi berjaga siang sampai magrib jam 6. Untuk masing-masing sisinya dari enam tersebut ada berjaga tiga orang dari sisi Sungai Kapih satunya lagi dari arah Simpang Pasir,” demikian Ismansyah. (ms)