Di tengah kondisi cuaca hujan, orang nomor satu di Samarinda ini terlihat menggebu-gebu meninjau persiapan pembukaan Jembatan yang sudah berumur hingga 14 tahun.
“Berdasarkan hasil rapat tadi (kemarin) jembatan ini akan dibuka selama 12 jam sejak pukul 6.00 hingga 18.00 Wita. Yang pasti akan kami awasi supaya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” urai Jaang.
Selebihnya ia mengatakan agar lintasan tetap tertib, akan segera dibangun portal untuk pengawasan lebih lanjut.
“Kalau saya mengingkan hari ini (kemarin) sebenarnya sudah dibuka, namun dari tim teknis masih meminta waktu agar pembuatan portal dan pemasangan CCTV. Sehingga niat saya harus saya tunda sementara demi keselamatan kita bersama. Namun untuk lintasan kendaraan untuk sementara yang diperbolehkan hanya kendaraan roda dua dan roda empat pribadi,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran lintasan, tak lupa ia juga agar semua PKL tidak ada yang berdagang disekitar jembatan, termasuk PKL yang berada di jalur Sungai Dama dan Perjuangan.
Terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Ismansyah mengaku sudah siap menurunkan personilnya untuk berjaga disekitar jembatan.
“Yang kami jaga agar tidak ada hambatan lalu lintas yang menyebabkan kendaraan berhenti di tenga-tengah jembatan. Untuk personil kami sudah siapkan,” katanya. (ms)