“Berdasarkan informasi yang kami terima, beberapa kawasan yang terendam diantaranya kawasan Lembuswana dan sekitarnya, persimpangan Sempaja, Juanda, Gerilya, Damanhuri, Sutomo, Suryanata dan Antasari,” ujar Nanang.
Ia pun menyebutkan jika kondisi air Sungai Mahakam dalam keadaan normal, genangan banjir bisa segera surut.
Sementara itu diberbagai media sosial, sebagain besar netizen turut kesal karena banjir sempat melumpuhkan beberapa kawasan, seperti yang ada di kawasan flyover persimpangan Air Hitam.
Tingginya genangan air di sejumlah ruas jalan menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Kemacetan menjadi-jadi, karena peristiwanya sendiri menjelang waktu berbuka puasa. Kecuali itu, tidak sedikit sepeda motor yang mogok akibat pengendara memaksakan diri untuk menerjang kawasan banjir.
Selain itu, menurut pantauan Koran Kaltim, sebagian anak-anak justru bermain genangan banjir dengan suka cita.
Dari sektor pemerintahan, sampai saat ini mengalami polemik dengan penetapan penangan banjir yang awalnya difokuskan untuk kawasan Wahid Hasyim untuk dikerjakan secara multiyears kini berubah menjadi singleyears. (ms)