Spanyol lolos sebagai juara grup setelah meraih hasil seri lewat pertandingan yang berlangsung dramatis. Dua kali tertinggal, La Furia Roja bisa memastikan hasil seri lewat gol yang putusannya dipengaruhi oleh teknologi video asisten wasit (VAR). Di Kaliningrad Stadium, Rusia, Spanyol tertinggal oleh gol Khalid Boutaib menit ke-14 setelah terjadi salah pengertian antara Andres Iniesta dan Sergio Ramos soal siapa yang akan mengambil bola. Hanya berselang lima menit, Isco menyamakan skor lewat assist Iniesta. Namun, Tim Matador kembali kebobolan oleh sundulan Youssef En-Nesyri, yang memanfaatkan umpan sepak pojok pada menit ke-81. Ketika kekalahan seperti akan menghampiri, Spanyol akhirnya mendapat gol dari Iago Aspas, yang tampil sebagai pemain pengganti. Gol ini tercipta pada menit ke-90 dan wasit sempat membutuhkan waktu untuk mengesahkannya karena menunggu analisa VAR.
Dalam proses mencetak gol itu, Isco, yang mendapat umpan dari Daniel Carvajal, sudah dinyatakan offside oleh hakim garis. Tapi wasit memutuskan memeriksa VAR. Lewat tayangan ulang, terlihat bahwa kaki pemain Maroko berada di garis paling belakang, tapi bahu Isco memang dalam posisi offside. Wasit Ravshan Irmatov (Uzbekistan) akhirnya memutuskan gol itu sah.
Sementara di Mordovia Arena, Portugal mendapat gol dari Ricardo Quaresma menit 35. Mereka gagal memanfaatkan peluang menambah keunggulan setelah Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-53. Iran akhirnya menyamakan kedudukan lewat gol penalti Karim Ansarifard pada menit ke-90.
Editor: Aspian Nur