Rusia menyingkirkan Spanyol, yang unggul kualitas dan lebih difavoritkan menang. Sementara itu, Kroasia juga butuh adu penalti untuk menyingkirkan Denmark. Dari segi kualitas, Kroasia berada di atas Rusia. Namun dengan dukungan penuh publik tuan rumah, Sbornaya berpotensi menciptakan kejutan, sama seperti ketika mereka mengeliminasi La Furia Roja di 16 besar.
Melawan tim seperti Spanyol, wajar kalau Rusia lebih bertahan. Namun itu tak menghilangkan determinasi mereka untuk menang.
Kiper Kroasia Danijel Subasic yang jadi pahlawan Kroasia dalam adu penalti melawan Denmark sadar laga melawan Rusia nanti akan sama sulitnya. “Rusia? Mereka punya pemain-pemain bagus, dan mereka tim hebat. Rusia bermain di hadapan para suporternya dan ini akan jadi pertandingan sulit bagi kami. Mereka main di rumah sendiri, mereka akan tampil menyerang,” papar Subasic.
Namun itu bukan berarti Kroasia merasa gentar. Mereka sudah siap fisik dan mental. Kroasia tak mau berhenti hanya sampai di perempat final. “Kami respek pada Rusia. Namun target kami adalah untuk meraih tempat pertama di Piala Dunia. Kenapa kami tak boleh mengatakannya? Jika kami tak percaya, kami takkan pernah meraihnya,” bek Domagoj Vida menambahkan.
Mengandalkan playmaker Luka Modric dan Ivan Rakitic di barisan tengah, Mario Mandzukic jadi andalan Kroasia untuk mencetak gol ke gawang Rusia bersama Ivan Perisic. Sementara Dejan Lovren jadi palang pintu di barisan belakang.
Rusia sendiri yang ditangani pelatih Stanislav Cherchesov bakal kehilangan bek Yuri Zhirkov karena cedera. Jika kondisi Zhirkov belum juga pulih hingga akhir pekan ini, Cherchesov kemungkinan bakal menyiapkan Vladimir Granat untuk mengisi kekosongan di lini belakang. Hal itu tentunya bisa menjadi celah bagi Kroasia yang siap tempur untuk membuat sang lawan gugur.
“Melawan Kroasia kami akan mengoptimalkan kualitas terbaik kami dan berusaha main dengan gaya kami. Bukan berarti Kroasia lebih lemah daripada Spanyol. Hanya saja, Kroasia memiliki gaya berbeda,” kata gelandang Rusia Aleksandr Golovin. “Mereka tak butuh menguasai bola sepanjang waktu untuk menciptakan kesempatan. Ini lebih cocok buat saya. Saya tahu apa yang saya bicarakan. Saya melihat semua pertandingan mereka di penyisihan grup. Saya rasa ini akan jadi laga yang sangat berimbang. Tim dengan karakter terkuat dan menunjukkan determinasi lebih lah yang akan meraih keuntungan,” tegasnya. (lbc)