Perpustakaan Jadi Ruang Kreatif Anak di Balikpapan, Disputakar Kembangkan Program Edukasi Berbasis Karakter
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Tak hanya tempat menyimpan buku, Perpustakaan dan Arsip (Disputakar) Kota Balikpapan kini berkembang menjadi ruang publik kreatif yang ramah anak.
Melalui program layanan wisata edukasi, Disputakar menghadirkan suasana belajar menyenangkan sekaligus membentuk karakter anak sejak dini.
Kegiatan ini menyasar anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Dasar (SD), yang datang berkunjung ke perpustakaan secara berkelompok.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak bermain sambil belajar, mengenal buku, mendengarkan dongeng, dan terlibat dalam aktivitas edukatif yang membentuk nilai-nilai positif.
“Bukan sekadar mengenalkan perpustakaan, kegiatan ini adalah bentuk pendidikan karakter. Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan dan penuh makna bagi anak-anak,” ungkap Kepala Bidang Perpustakaan Disputakar Balikpapan, Kartini, Rabu (7/5/2025).
Kerja sama dengan berbagai organisasi pendidikan anak seperti IGRA, GCKI, dan Himpaudi membuat kegiatan ini semakin terstruktur. Materi yang disampaikan pun disesuaikan dengan usia dan kebutuhan psikologis anak-anak.
“Mulai dari tema tentang kejujuran, hingga kisah-kisah yang mengandung pesan moral, semuanya kami kemas secara menarik. Kami juga menghadirkan pendongeng profesional untuk membuat pengalaman mereka lebih berkesan,” jelasnya.
Tak hanya itu, program ini mengusung misi menanamkan budaya membaca dengan cara yang natural dan menyenangkan. Anak-anak didorong untuk mengenal buku sebagai sahabat sejak dini.
Antusiasme tinggi terlihat dari jumlah kunjungan yang mencapai ratusan anak per hari. Dalam satu waktu, perpustakaan bisa menerima hingga empat sekolah, tergantung pada kapasitas.
“Kalau anak sudah cinta buku dari kecil, itu akan terbawa sampai dewasa. Dan yang kami tanamkan di sini bukan sekadar membaca, tapi membangun kecintaan terhadap ilmu pengetahuan,” pungkasnya.
Editor: Erwin










