Sejak Selasa (19/11/2024) kemarin, Rabu (20/11/2024) hari ini sampai Kamis (21/11/2024) besok, secara bergiliran ada 400 murid yang datang setiap harinya, melihat dari dekat bagaimana latihan atlet-atlet usia 6 tahun hingga 15 tahun dan menyaksikan atraksi yang ditampilkan dari cabang olahraga panahan, pencak silat seni, pencak silat dan taekwondo.
Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kalimantan Timur Zairin Zain menyebut kedatangan ratusan murid PAUD dan TK bersama para guru dan orangtua mereka masing-masing dijadikan kesempatan untuk sosialisasi kepada anak-anak agar gemar berolahraga sejak kecil dan itu menjadi misi pertama DBON Kalimantan Timur.
“Ini sesuai dengan misi awal kami, semua masyarakat harus berolahraga dan dimulai dari usia dini karena yang perlu diketahui, di Benua Etam ini baru 21 persen orang yang gemar berolahraga,” ungkap Zairin saat memberikan sambutan pada acara tersebut. “Selain mengingatkan anak-anak agar mau berolahraga misi kami juga yaitu mengolahragakan masyarakat,” imbuhnya.
Antusias murid PAUD dan TK sangat tinggi dan dari jumlah yang terdata sebenarnya masih banyak yang menginginkan untuk hadir. Para murid juga diberi berkesempatan mempraktekkan pemukulan papan gabus yang diwarnai seperti kayu demi memotivasi mereka untuk berolahraga.
DBON Kalimantan Timur diketahui mulai membina atlet usia dini sejak 2022, dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai SMP Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Saat ini sudah ada 120 atlet, dan mereka merupakan atlet negara,” jelas Zairin.
Zairin berpesan kepada orangtua murid PAUD dan TK agar mendorong putra-putri mereka untuk menjadi atlet sejak usia dini mengingat saat ini olahraga menjanjikan masa depan yang baik.
Editor: Aspian Nur