Peringatan HUT ke-79 di UINSi Samarinda Dirangkai Penyematan Satya Lancana Karya Satya
2 menit baca147 kali dibaca

Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda memperingati HUT ke-79 RI di Lapangan Rektorat, Jl HAM Rifaddin, pada Sabtu (17/8/2024).
Kegiatan itu juga dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru (maba) UINSI angkatan 2024 yang diwajibkan mengenakan pakaian hitam putih.
Mewakili Rektor UINSI Samarinda yang tengah menghadiri upacara di IKN Nusantra, Prof Tahir selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, kini bertindak sebagai inspektur upacara.
Usai laporan dari pimpinan upacara kepada inspektur upacara, agenda dilanjutkan dengan pengibaran bendera meran putih oleh UKM Pramuka yang diiringi oleh tim paduan suara.
Bendera berkibar di langit UINSI, inspektur upacara memimpin untuk mengheningkan cipta. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Prof Zamroni.
Pada Pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara dan diikuti serentak oleh semua peserta upacara yang hadir.
Di kesempatan itu, Prof Tahir juga menyampaikan amanat yang diambil dari sambutan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.
“Semangat untuk bersama-sama memperkuat arah pembangunan sekaligus membangun komitmen kebangsaan sebagai pilar NKRI,” kata Tahir.
“Pada peringatan HUT RI ke-79 tahun ini, mari kita mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan,” lanjutnya.
Disampaikan, bahwa sejatinya kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan dirawat demi kemajuan bangsa. Untuk itulah, setiap insan hadir dengan penghormatan dan komitmen melanjutkan pembangunan.
HUT RI yang disambut meriah hingga di pelosok negeri sejatinya juga menjadi simbol penghormatan kepada para pendiri bangsa. Bagi ASN Kementerian Agama, HUT RI adalah spirit menjaga harmoni Indonesia.
“Inilah bukti syukur kemerdekaan, kita lahir dengan ide dan gagasan besar untuk menjalakan pelayanan kepada masyarakat. Memastikan bahwa setiap kebijakan dan program menyentuh seluruh lapisan masyarakat, dan menguatkan fondasi keberagamaan dalam bingkai kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Amanat ditutup, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan gerimis rintik hujan membersamai saat pembacaan doa, hingga acara selesai.
Acara juga dilanjutkan dengan penyematan penghargaan Satya Lancana Karya Satya kepada
Berdasarkan SK Presiden RI dijelaskan bahwa Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya merupakan penghargaan kepada PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah, serta penuh dengan pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin.
Adapun penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun yakni Imam Mohtar, Suratman, Sy Nurul Syobah. Satyalancana Karya Satya XX Tahun yakni Prof Zamroni, Muhammad Iwan Abdi, Husni Idris, dan Mujahidah.
Editor: Supiansyah










