Disdikbud Imbau Guru Gunakan Platform Merdeka Mengajar Sebagai Bahan Ajar
1 menit baca357 kali dibaca

Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin mengatakan bahwa ada banyak pilihan metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh tenaga pendidik.
Asli mendorong setiap guru dapat menggunakan modul dari Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai salah satu referensi tambahan bagi siswa, guru dan orang tua. Pasalnya, modul tersebut bukan termasuk buku penunjang melainkan sebagai bahan ajar yang sah dan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat.
“Ini opsional saja, tapi tidak salah kalau mau digunakan untuk belajar karena ini referensi yang bisa diandalkan meskipin tidak lengkap seperti buku paket,” jelasnya, Jumat (16/8/2024).
Menurutnya, dalam masa belajar itu bisa dari berbagai hal, salah satunya dengan mempelajari bahan ajar yang ada di PMM yang dapat dijadikan sebagai referensi.
“Meskipun belum tersusun rapi seperti buku yang sudah disediakan penertbit,” ujar dia.
Terlebih, bahan ajar seperti PMM ini bisa digunakan dengan fleksibel. Maka dari itu, Asli menilai, platfoom tersebut sangat penting bagi guru dan siswa untuk menyelaraskan referensi yang dibutuhkan agar kegiatan belajar mengajar bisa lebih efektif.
“Kalau referensinya sama itu bagus, misalnya, guru gunakan referensi A dan itu sama seperti murid, jadinya mereka lebih cepat paham,” tuturnya.
Kendati demikian, Asli mendorong kepada seluruh sekolah untuk memanfaatkan digitalisasi yang marak hingga saat ini. Ia menilai tidak ada salahnya apabila sekolah menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman.
“Ini juga, pemanfaatan teknologi juga harus dilakukan dengan bijak ya, jadi orang tua atau murid bisa mengambil manfaat yang maksimal,” pungkasnya.
Editor: Supiansyah










