Pihak Sekolah Diimbau Tak Wisata ke Luar Kota, Kepala Disdikbud Samarinda: Buat Saja Sederhana
1 menit baca482 kali dibaca

Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda meminta setiap satuan pendidikan dalam momentum akhir tahun pelajaran 2023-2024 tidak membawa siswanya berwisata ke luar kota.
Perrmintaan ini disampaikan sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan adanya kejadian yang tak terduga dan tak diinginkan. Terlebih menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pihak sekolah sebaiknya fokus persiapan menjelang tahun ajaran baru 2024-2025.
Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin juga merespon adanya kesepakatan yang sempat heboh di sosial media tentang ajakan berwisata dari sekolah kepada orang tua siswa. Ia menilai seluruh kegiatan sekolah pasti dimulai dari sebuah kesepakatan antara pihak sekolah dan orang tua melalui komite. Sehingga apabila ada yang tidak sepakat, ia menyarankan agar tidak ikut. “Kalau bahasa melayunya itu tidak elok, kalau tidak sepakat seharusnya tidak ikut, karena semisal saya jadi orang tua, pasti anak saya tidak saya ikutkan,” kata Asli, Kamis (16/5/2024).
Apalagi biasanya dalam kesepakatan tersebut jelasnya terdapat frasa yang mengatakan “Adapun jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka hal tersebut bukan merupakan tanggung jawab sekolah”. Kata-kata tersebutlah yang menjadi sorotan masyarakat.
Kendati demikian pihaknya mengimbau kepada setiap satuan pendidikan di Samarinda untuk tidak melakukan tur ataupun perpisahan yang berlebih-lebihan dan membahayakan nyawa orang lain. “Jangan melakukan aktivitas yang berlebih-lebihan, mengeluarkan biaya yang besar dan membahayakan nyawa orang lain, buat saja yang sederhana tapi tidak menghilangkan makna,” ucapnya.
Namun, apabila dalam seluruh orang tua menyepakati adanya kegiatan wisata yang dilaksanakan oleh setiap sekolah, tentu ia tidak melarang hanya saja perlu pengawasan yang maksimal. “Kalau banyak yang sepakat ya tidak jadi masalah, asalkan pengawasannya harus ditingkatkan dan harus lebih hati-hati,” tutupnya.
Editor: Maruly Z










