“Mengingat banyaknya tantangan ke depan apalagi sebagai mitra IKN (ibu kota nusantara). Maka harus memiliki road map atau peta jalan dalam meningkatkan percepatan kualitas dan mutu pendidikan,” kata Plt Asisten III Dapif Haryanto saat membacakan sambutan bupati.
Road map ini diperlukan untuk mengatasi beberapa permasalahan yang dihadapi di antaranya standar pelayanan minimal yang belum tercapai, penerapan kurikulum merdeka secara utuh belum maksimal. Rendahnya motivasi meningkatkan motivasi guru dan pembenahan infrastruktur sekolah.
“Itu baru secuil permasalahan yang dihadapi. Oleh karenanya melalui road map ini diharapkan menjadi panduan dan dipedomani sebagai arah penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Ditambahkan oleh Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Aprilian Noor bahwa kegiatan ini berfokus terhadap tiga isu untuk dirumuskan solusinya. Seperti kualitas, akses dan tata kelola pembelajaran yang memerlukan koordinasi dari stakeholder terkait.
“Harapan kita adalah kegiatan ini memberikan arah dari apa yang menjadi cita-cita dan harapan pendidikan di Kukar. Sehingga dapat mewujudkan masyarakat bahagia dan sejahtera serta meningkatkan SDM yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya. Sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutupnya. (*)