
Adalah mahasiswa KKN dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad (UINSI) Samarinda yang berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Mulawarman (Unmul) serta pemerintah Desa Liang dan Desa Liang Ulu menghasilkan momen agamis itu, berkaitan dengan peringatan Tahun Baru 1445 Hijriyah.
“Tujuan kolaborasi ini untuk mempererat persaudaraan antar dua desa dan mahasiswa KKN,” ungkap Ketua Panitia M Abdie Fajari Abdie saat dikonfirmasi Korankaltim.com Selasa (15/8/2023) pagi ini.
Tabliq akbar ini sekaligus jadi simbol persatuan dan persaudaraan dua desa yakni Desa Liang dan Desa Liang Ulu, mendatangkan penceramah dari Kota Samarinda yakni Pimpinan Majelis Taklim Al-Muhajir Samarinda Al-Habib Abdurrahman bin Abdullah bin Syihab.
Abdie Fajari mengungkapkan acara ini sudah direncanakan selama sebulan lebih dari pembentukan panitia, penggalangan dana hingga acara berlangsung. Acara ini sebenarnya program kerja (proker) bersama antara mahasiswa KKN Uinsi-Unmul.
Diharapkan Abdie lewat Liang Bersatu Bersholawat ini ukhuwwah Islamiyah antara masyarakat Liang dengan Liang Ulu dilandaskan rasa cinta dan kasih sayang semakin erat. "Rasulullah bersabda, tidak ada dua orang yang saling bersahabat, kecuali yang paling dicintai Allah adalah yang paling berbelas kasih dari keduanya kepada sahabatnya,” ucap Abdie.
Habib Abdurrahman bin Syihab dalam ceramahnya mengingatkan kepada ratusan jemaah yang hadir untuk menjadikan momentum pergantian Tahun Baru Hijriah mampu mengenal Allah dan Rasul-Nya lebih dalam lagi. Selanjutnya beliau juga berpesan untuk menjadikan kesempatan ini untuk bertaubat kepada Allah SWT.
Komisaris Utama Bankaltimtara Zaenuddin Fanani hadir Bersama kepala Desa Liang, Kepala Desa Liang Ulu serta para habaib, alim ulama juga tokoh masyarakat Kecamatan Kota Bangun.
Editor: Aspian Nur