Andi Harun mengungkapkan bahwa seorang Kepala Sekolah harus memastikan kualitas SDM anak didik dan mengungsikan sebagai edukator, leader dan manager dalam lingkup sekolah.
Hal itu sejalan dengan imbauan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim yang menyebutkan bahwa Kepala Sekolah harus bisa memberikan edukasi kepada murid guna mendidik karakter dari murid itu sendiri.
"Teknik belajar terbaru dan terupdate juga harus dilakukan oleh Kepala Sekolah," jelasnya, saat pengukuhan 25 kepala sekolah di Kota Samarinda.
Jabatan sebagai kepala sekolah merupakan jabatan yang amanah, patut dijaga karena menghadirkan konsekuensi pada nilai dan moral anak generasi bangsa
"Sebagai pemimpin di sekolah harus mencerminkan sikap yang baik karena mereka adalah cerminan dari murid, maka harus berikan kesan terbaik di sekolah," ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Asli Nuryadin menjelaskan Kepala Sekolah tidak boleh acuh terhadap kondisi sekolahnya karena itu akan berdampak pada situasi sekolah yang tidak akan produktif sehingga dorongan untuk maju selalu disampaikan olehnya agar bisa berdampak baik pula bagi para peserta didik.
"Kalau dia proaktif punya inovasi bakal keliatan, karena sekolah bukan hanya tentang materi tetapi perilaku yang baik pun jadi hal prioritas," bebernya.
Sebagai informasi, pada Rabu (9/8), di Aula SMP Negeri 1 Samarinda, Wali Kota Samarinda mengukuhkan 25 kepala sekolah di Samarinda diantaranya, 1 Taman Kanak-kanak, 2 Sanggar Kegiatan Belajar, 16 SD dan 6 SMP.
Editor Aspian Nur