Tim Samarinda ke O2SN, Disdikbud Siap Sumbangan Kalau Anggaran Kurang
1 menit baca461 kali dibaca

Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda melepas para peserta yang akan berlomba di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat provinsi dan nasional.
Para peserta lomba diantaranya yaitu peserta kontingen Tim Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) ke tingkat provinsi 2023, pelepasan peserta festival dan lomba seni siswa nasional (FLS2N) Kota Samarinda ke Semifinal tingkat nasional 2023, Pelepasan peserta olimpiade sains nasional (OSN) ke Final tingkat Nasional Tahun 2023 pada jenjang SMP dan Pelepasan Peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga (cabor) senam jenjang SD ke tingkat nasional.
Dengan rincian keseluruhan sebanyak 26 atlet, jejang SD ada 14 atlet dan jenjang SMP sebanyak 12 atlet.
Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin mengungkapkan, ini merupakan kreatifitas dari para murid yang giat belajar dan mengasah diri mereka untuk menjadi lebih baik lagi.
"Kiami berdoa mereka bisa membanggakan dan membawa nama harum Kotq Samarinda di ajang nasional," harap Asli kepada Korankaltim.com Senin (7/8/2023).
Pelepasan kegiatan ini seiring dengan kurikulum merdeka yang menjunjung tinggi kreatifitas dan pengembangan karakter. "Ini salah satu daya dukung pengembangan kurikulum merdeka," ungkapnya.
"Kami berjibaku membantu kegiatan kalau anggarannya kurang kami iuran, ini kegiatan positif yang bisa membawa nama Samarinda, bisa juga nanti kami komunikasi dengan Disdikbud Kaltim," bebernya.
Sementara Ketua Ikatan Guru Olahraga Kota Samarinda Diyono menyampaikan dijenjang SD ada 6 cabor sedangkan SMP ada 5 cabor. Khusus cabor senam sudah dilaksanakan di Kecamatan Palaran yang berhasil membawa atlit putri ke tingkat nasional.
"Senam kemarin sudah dilaksanakan di Palaran dan atlit putri akan mewakili Kota Samarinda ke tingkat Nasional," bebernya.
Diyono berharap agar seluruh cabor yang ingin melanjutkan kompetisi baik tingkat kota maupun hingga nasional dapat dianggarkan sehingga setiap sekolah tidak perlu iuran untuk melaksanakan kegiatan ini.
Editor Aspian Nur










