Perlu Orang yang Mau Keluar dari Zona Nyaman untuk Penuhi Jumlah Guru Penggerak di Kalimantan Timur
1 menit baca714 kali dibaca

Penulis: */Yasin Handayan
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Jumlah guru penggerak di Kalimantan Timur saat ini masih kurang dan belum merata.
Hal ini disampaikan Kepala Balai Guru Penggerak Kaltim Wiwik Setiawati kepada Korankaltim.com. “Di Kaltim sampai saat ini ada sekitar 1.200 guru penggerak tetapi yang sudah benar-benar menjadi guru penggerak baru sekitar 400. Sisanya masih menjadi calon guru penggerak,” sebut Wiwik.
Keberadaan guru penggerak masih belum sebanding dengan jumlah guru dan sekolah yang ada di Kaltim. Jumlah guru di Benua Etam mencapai 55 ribu orang dan jumlah sekolah yang berkisar 3 ribu.
“Minimal di satu satuan pendidikan ada satu guru penggerak, inginnya sih ada banyak. Alhamdulillah kalau bisa ada lima agar ada dukungan perubahan,” harapnya.
Diperlukan orang-orang yang mau keluar dari zona nyaman sebab untuk menjadi guru penggerak ini tidak mudah dan melalui banyak proses. “Untuk itu kita berupaya dengan melakukan sosialisasi. Seperti di Balikpapan, Samarinda dan Kukar. Apalagi ini bertepatan dengan masa pendaftaran guru penggerak angkatan ke-10 pada 4 Agustus mendatang,” paparnya.
Sampai saat ini yang belum ada guru penggerak ada di Kabupaten Berau. “Di Berau yang jadi guru penggerak belum ada tapi untuk calonnya sudah ada. Sebab untuk menjadi guru penggerak ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Harapan kita di angkatan ke-9 ini nanti ada yang bisa menjadi guru penggerak di kabupaten tersebut,” tutup Wiwik.
Editor: Aspian Nur










