Hetifah menjelaskan, Beasiswa PIP khusus di SMK N 1 Samarinda ini telah diberikan kepada 130 siswa serta alumni yang lulus tahun ini. Diakui jumlah 130 orang ini mengalami pengurangan dari sebelumnya.
"Kalau kami lihat khusus di SMK N 1 Samarinda ini justru berkurang, makanya kami meminta untuk sekolah dapat mengakomodir siap nlagi siswa atau siswi yang layak menerima," ucap Hetifah kepada Korankaltim.com.
Namun ia mengungkapkan nantinya direncanakan akan ada tahap kedua pemberian beasiswa tersebut, sehingga ia berharap setiap pihak terkait yang mengurus untuk menentukan siswa dan siswi layak menerima dapat benar-benar mendata dengan baik. "Supaya tidak ada lagi yang terlewat, kita inginnya setiap siswa yang kurang mampu bisa menerima PIP ini," ucapnya.
Sebagai informasi khususnya di wilayah Kaltim sudah banyak pelajar mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) serta SMK telah menjadi penerima sebanyak 107 ribu orang.
Beasiswa PIP itu berupa uang tunai yang akan digunakan oleh penerima untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Kendati demikian ia mengakui nilai yang diberikan tidak begitu besar ketimbang beasiswa lainnya, namun setidaknya nilai itu dapat memberikan motivasi kepada seluruh penerima. Beasiswa itu berkisar mulai dari Rp450 ribu, Rp750 ribu sampai Rp1 juta.
"Memang tidak besar nilainya, tapi bisa bermanfaat untuk dapat memenuhi kebutuhan pendidikan mereka," jelas Hetifah.