Pada hari pertama masuk sekolah ini, Zainal mengimbau melalui surat edaran agar setiap pelajar wajib mengajak orang tua ke sekolah, sebab akan ada informasi yang bakal disampaikan membahas program sekolah. "Supaya kalau kita menyampaikan dalam pembukaan jadi bisa didengar oleh orang tua murid," jelasnya.
Setelah pembukaan MPLS, pihak sekolah akan memberikan arahan kepada para pelajar sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Meski setiap program sudah tersampaikan melalui akun media sosial SMPN 6 Samarinda, tetapi pihaknya mencoba menyampaikan langsung kepada siswa. Hal ini dilakukan agar seluruh peserta bisa mengetahui rangkaian MPLS dan program sekolah. "Jangan sampai mereka tidak ada yang tahu, jadi kita coba sampaikan lagi supaya semuanya tahu," ungkapnya.
Poin penting MPLS, kata dia bahwa sekolah harus mampu menciptakan kesan positif terhadap siswa, salah satunya kesan agar bisa merasakan kesenangan dalam bersekolah, nyaman berada di lingkungan sekolah. Hal ini dilakukan untuk mendorong minat siswa agar semangat belajar, dan rasa memiliki, sehingga siswa bisa meningkatkan kreatifitasnya apabila mereka merasa nyaman di sekolah. "Rasa beda itu yang ingin kita ciptakan supaya dari perbedaan itu bisa menciptakan rasa nyaman di sekolah, rasa memiliki supaya kesan terbaik siswa itu ada di sekolah," tururnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuryadin mengatakan,hari ini serentak hari pertama sekolah di Samarinda. Menurutnya sekolah merupalan rumah kedua bagi murid, sebab di sanalah murid akan mendapatkan ilmu pengetahuan yang baik, mengasah ilmu agama dan berketerampilan.
Editor: Maruly Zainuddin