Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Ganung Pratikno mengatakan, seragam sekolah itu tidak hanya ditujukan bagi sekolah negeri, namun sekolah swasta termasuk yang dibawahi langsung oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan juga program kesetaraan akan mendapatkan hal yang sama.
Setidaknya ada sebanyak 12.000 pasang seragam yang disediakan untuk siswa SMP dan 11.000 seragam untuk murid SD. Seragam itu terbagi menjadi tiga pasang seragam terdiri dari seragam nasional merah putih untuk SD dan putih biru untuk SMP, kemudian seragam Pramuka dan batik. “Yang program kesetaraan dengan SD dan SMP kami siapkan 1.500 pasang seragam,” kata Ganung Pratikno.
Dari data yang dihimpun hingga pada penerimaan pelajar tahun ajaran baru saat ini, setidaknya untuk siswa baru di tingkat SMP mencapai 11.031 sementara SD sebanyak 9.071.
Data itu diambil dari seluruh sekolah baik negeri, swasta hingga yang di bawahi Kemenag langsung maupun pada program kesetaraan.
Anggaran yang disiapkan pemerintah mencapai Rp24 Miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan dengan pengadaan melalui sistem E-Katalog yang telah dilakukan sejak akhir 2022 lalu. “Anggarannya dari APBD kami,” kata Ganung.
Seragam dibagikan Jumat (7/7/2023) hari ini kepada seluruh pelajar di masing-masing sekolah. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendistribusian dari gudang disdik ke masing-masing sekolah.
Seragam sekolah yang dibagikan secara gratis itu juga telah dilengkapi dengan atribut-atribut siswa-siswi sekolah nantinya. Pemerintah juga telah melakukan pengadaan atribut berbarengan dengan seragam tersebut.
Editor: Aspian Nur