"Peninjauan dilakukan untuk melihat bagaimana kondisi sekolah, apakah menyenangkan untuk siswa," sebut Asli kepada Korankaltim.com Jumat (17/2/2023) hari ini.
Peninjauan mencakup kebersihan lingkungan, toilet, wastafel juga pengelolaan sampah. Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, tim yang terbentuk ini menjaga peserta didik dapat bersekolah dengan aman dan nyaman. "Ini ada setiap tahun, kami berkolaborasi untuk sama-sama menindaklanjuti program ini kedepan," terangnya.
Setiap tahunnya akan diberikan penghargaan pada sekolah yang lolos persyaratan masuk sebagai kategori sekolah sehat dan diperlombakan mulai tingkat kecamatan, kota profinsi hingga nasional.
"Untuk instrumen antara SD dan SMP sama saja, dan instrumen itu juga sama untuk tingkat nasional," papar Asli lagi.
Di Samarinda juga sudah ada beberapa sekolah yang mengikuti penilaian ini ditingkat nasional.
Meski tak menyebutkan secara pasti, Asli berharap semua sekolah di Samarinda mampu menerapkan budaya sekolah sehat. "Penilaian ini juga sebagai budaya hidup sehat untuk anak-anak didik supaya mereka terbiasa," tutup Asli.
Editor: Aspian Nur