"Kami harap seluruh calon mahasiswa ini mampu berpikir secara jernih, sehingga mampu mencermati detak jantung kehidupan kampus. Semoga dengan demikian mampu meraup kesugihan ilmu pengetahuan di kampus ini," ucap Abdurrahman Parti.
Sementara itu, Ketua STIE WP Muhammad Akbar menyampaikan, saat ini seluruh perguruan tinggi dituntut melaksanakan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam proses pembelajaran nantinya akan terdapat perbedaan dengan proses pembelajaran di SMA.
"Peka Kampus dilaksanakan, untuk memperkenalkan dunia pembelajaran perguruan tinggi. Sebab terdapat perbedaan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan di tingkat SMA. Termasuk penerapan MBKM," ujar Akbar.
Selanjutnya disampaikan, guna mendukung proses pembelajaran di kampus STIE WP, ia mengaku telah mengusulkan bantuan beasiswa melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah yang ditujukan pada mahasiswa yang kurang mampu.
"Untuk kuota penerimaan KIP kuliah tahun ini kami mendapatkan kuota 35 mahasiswa. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun lalu yang mencapai 91 mahasiswa," pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Maruly Zainuddin