Ecoprint sendiri merupakan teknik kerajinan yang memanfaatkan tumbuhan untuk membentuk dan mewarnai pakaian atau kain. Dengan menggunakan metode itu kreativitas anak bisa bermunculan serta lebih ramah terhadap lingkungan.
Kepala SDN 021 Jurita menerangkan, di antara banyaknya program sekolah penggerak yang paling terpenting ialah projek pengembangan siswa. Kali ini siswa diajarkan kemandirian, meskipun orang tua dan guru terlibat namun mulai dari membuat kerajinan hingga memamerkan kerajinannya siswa melakukannya sendiri.
"Ini terlaksana karena kerjasama dari semua pihak, harapannya program sekolah penggerak ini tidak hanya keterampilan tapi juga bisa membangun karakter siswa," kata Jurita.
"Harapannya bukan hanya ecoprint jadi inovasi tapi kedepannya sumber belajar bisa eksplor keluar langsung ke tempat-tempat pembelajaran praktek seperti studi tiru keluar karena kita tidak tau minat siswa ke depannya," imbuhnya.
Jurita menuturkan, penggalian potensi anak tidak hanya dilakukan dalam bangku sekolah tapi juga pengenalan dan pendekatan dengan lingkungan sekitar mampu mempengaruhi daya serap potensi yang dimiliki.
Berharap dengan pelaksanaan projek itu orang tua dan siswa merasa nyaman dan senang. Apalagi siswa sudah terlalu lama dihadapkan pandemi oleh karenanya eksplorasi keilmuan juga dapat membayar rasa jenuh siswa.
"Dengan adanya projek ini, gambaran anak kedepannya bukan cuma teori tapi juga praktek dan orang tua mendukung karena masuk didalam pembelajaran dan masuk kedalam penilaian. Dengan adanya pameran ini juga membangun silaturahmi antara orang tua, guru, dan mitra-mitra kerja," lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Paguyuban Kelas 1 D Rubiah, salah seorang perwakilan dari orang tua siswa turut antusias melihat kreativitas anaknya, dirinya juga mendukung segala bentuk program sekolah terutama berkaitan dengan pengembangan keilmuan.
"Ya saya bangga melihat anak saya bisa tampil dengan karyanya. Tentu kami sebagai orang tua juga senang kalau anak banyak kegiatan disekolah, jadi bisa belajar sambil bermain tanpa harus bermain gadget," tuturnya.
Selain ecoprint siswa juga sudah dikenalkan dengan ecobrick dan berbagai pemanfaatan lingkungan hidup yang baik. Kedepannya SDN 021 Sungai Kunjang mulai mengasah potensi siswa dalam aspek seni tulis menulis yakni pembuatan buku kumpulan puisi hasil karya siswa.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Supiansyah