"Berarti sudah ada nilai positif dari Pemerintah Pusat untuk pendirian atau menentukan satker-nya ISBI Kaltim. Kita sambut baik, sambut positif," kata Koordinator Rintisan ISBI Kaltim I Wayan Dana, Selasa (13/4/2022).
Wayan mengatakan, tahun ini bahkan sudah menjadi tahun terakhir untuk kelulusan angkatan 2018. Mahasiswa ISBI angkatan terakhirnya akan lulus semuanya pada 2023 mendatang, artinya setelah itu tidak lagi ada aktivitas perkuliahan di dalamnya.
ISI Yogyakarta sebagai induknya, kata Wayan, telah menanyakan apakah kampus ini akan kembali menerima mahasiswa dan terus melanjutkan perkuliahan ke Kemendikbudristek setelah serah terima lahan Pemkab Kukar tersebut. Namun masih belum ada tanggapan dari kementerian.
Terkait dengan penerimaan mahasiswa baru ini, sebenarnya di dalam pendirian Satker ISBI Kaltim itu tidak harus ada proses penerimaan mahasiswa baru atau perkuliahan. Setelah SK satkernya nanti diterima, barulah kembali membuka penerimaan mahasiswa baru.
"Ini kan perlu berjuang, ISI Yogyakarta mendampingi untuk melahirkan Satker ISBI itu. Paling tidak pemerintah sudah membuka titik terang terhadap Satker ISBI Kaltim," ucapnya.
Menurut Wayan, akan banyak dampak keberadaan Satker ISBI Kaltim terlebih dalam menyambut IKN ini. Akan lahir SDM yang khususnya di bidang seni dan budaya, terlebih Pemkab Kukar berupaya untuk mengganti topangan ekonomi dari sektor ekstraktif ke sektor pariwisata.
Dirinya yang sudah mendampingi rintisan ISBI Kaltim sejak 2012 lalu itu tentu sangat senang, terlebih lagi banyaknya desakan dari jajaran eksekutif dan legislatif khususnya Wakil Gubernur Hadi Mulyadi yang sangat menginginkan terbentuknya Satker itu.
"Mudah-mudahan proses penyerahan aset ini mudahan memiliki titik terang terbentuknya satker dan beraktivitas layaknya kampus baru," tandasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah