Ketua Panitia Pelaksana Festival Guru Berliterasi Setiawati mengatakan, peserta memang dibatasi hanya untuk 10 orang.
“Insya Allah akan kami adakan setiap tahun dan dengan jumlah guru lebih banyak,” kata Setiawati.
Launching buku dilakukan langsung oleh istri Wali Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun. Rinda mengutarakan kebanggaannya terhadap guru-guru yang ada di Samarinda.
“Saya apresiasi sekali, karena guru harus kreatif dan harus rajin membaca. Terselenggaranya festival guru berliterasi merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan potensi dan kualitas guru di Samarinda,” papar Rinda
Pendiri sekaligus pimpinan Rumah Kreatif Salsabila Patmiyati secara terpisah menjelaskan, hingga 2021 pihaknya sudah menerbitkan sebanyak 12 buku, sementara pada peluncuran kali ini diterbitkan sebanyak lima buku.
Diantara kelima buku tersebut yakni buku karya antologi dengan judul ‘Aku Bahagia Jadi Guru’ (kumpulan kisah inspiratif guru), kumpulan puisi bertema pendidikan, Dekapan cinta dalam Korona, 16 Kisah Pembentuk Anak Hebat, dan Catatan Hati Seorang Guru yang merupakan karyanya sendiri.
“Hal ini merupakan bentuk publikasi kepada masyarakat semasa pandemi guru tidak hanya memberikan pelayanan terbaik kepada para murid, namun guru juga memberikan pelayanan terhadap diri sendiri sebagai bentuk meningkatkan kualitas khususnya dalam menulis,” kata Patmiyati.
Penulis: */Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur