"Pencapaian ini pun menambah prestasi khususnya di bidang perpustakaan setiap tahunnya. Selalu membanggakan Bumi Batiwakkal," ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (27/10/2020).
Hendratno menjelaskan, meskipun kini Berau masih berstatus zona kuning Covid-19, pihaknya tetap berusaha menjaga bahkan meningkatkan minat baca.
"Kami tetap berkoordinasi dengan dinas terkait yaitu dinas pendidikan. Dengan tujuan, agar minat baca tetap aktif,"tegasnya
"Untuk pembaca sendiri, itu dari usia sekolah mulai dari PAUD,TK/SD hinggah perguruan tinggi yang setiap harinya terus meningkat," ungkapnya.
Beberapa kegiatan yang rutin dilakukan adalah mensterilkan ruangan pada setiap jam kerja dimulai dari pagi sebelum jam kantor di mulai, dan ketika pengujung perpustakaan mulai berdatangan.
"Kami juga memperhatikan pencegahan wabah Covid-19 dengan mensterilkan ruangan yang selalu di lewati pengunjung contohnya seperti tangga, dan pintu masuk,"tambahnya.
Selain itu, ia juga berencana berkolaborasi dengan para pelaku UMKM yang nantinya selain menjadi tempat baca yang nyaman serta asik bagi anak milenial.
"Entah itu pelajar ataupun masyarakat umum dalam ruangan terbuka, juga mendorong ekonomi masyarakat dengan mengajak para pelaku UKM untuk ambil andil nantinya. Hanya saja saat ini masih dalam pengajuan persetujuan dari pusat," tambahnya.
Penulis : Indra
Editor : Rusdi