Pemkot Bontang Bakal Stop Bantuan Kuota untuk Pelajar
1 menit baca443 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Tenaga pengajar dan siswa SD hingga SMP di Kota Bontang dipastikan menerima bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebesar 35 gigabita (Gb).
Kepala Bidang Pendidikan (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin mengatakan total 19.097 pelajar sekolah dasar (SD) akan menerima bantuan ini yang tersebar di 54 sekolah swasta maupun negeri.
"Sementara untuk Sekolah Menegah Pertama (SMP), total ada 8.327 pelajar yang menjadi calon penerima kuota yang tersebar di 27 sekolah. Untuk tenaga pengajar SD dan SMP, penerima kuota mencapai 2.500 guru," Kata Saparuddin.
Sebelumnya, Pemkot Bontang menyalurkan bantuan kuota. Tahap pertama penyalurannya dilakukan 22-24 September, kemudian tahap kedua 28-30 September 2020.
Dengan adanya bantuan Kemendikbud maka ada kemungkinan Pemkot akan memutus kontrak kerjasama dengan salah satu provider penyedia kouta untuk pelajar.
Artinya, bantuan dari Pemkot Bontang ke pelajar baik SD maupun SMP akan distop. "Karena dinilai tidak efisien, Kemendikbud beri kuota dan pemkot juga sehingga jadi boros. Belum tentu semua kuota terpakai dalam sebulan,” lanjutnya.
Untuk bantuan dari Kemendikbud, lanjut Saparuddin, seluruh sekolah SD-SMP di Bontang akan menerima kuota. Sebab Kemendikbud menyalurkan langsung kuota ke ponsel pelajar yang telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
"Operator sekolah memasukkan nomor ponsel siswa dan guru ke Dapodik. Selama terdaftar di Dapodik pasti dikirimkan,” tandasnya.
Penulis : */Romi Ali Darmawan
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Sabtu tanggal 3 Oktober 2020










