Masuk Sekolah Lagi, Jumlah Siswa Dalam Kelas Dikurangi
2 menit baca1.225 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyatakan kegiatan belajar mengajar pada sekolah di zona hijau tidak bisa langsung diterapkan seperti dahulu. Ada pembatasan demi menghindari penularan virus corona (Covid-19). "Jika dia [sekolah] mulai pembelajaran tatap buka, tidak bisa normal dulu. Dua bulan pertama ada beberapa restriksi," ujarnya melalui konferensi video Senin (15/6/2020) kemarin.
Melansir dari cnnindonesia.com, restriksi pertama, sekolah harus mengurangi jumlah siswa dalam satu kelas. Saat sekolah dibuka, Nadiem membatasi jumlah siswa 18 orang per kelas. Artinya jumlah siswa dipangkas setengahnya. Pada keadaan normal jumlah rata-rata siswa bisa 28 sampai 30 orang per kelas. Otomatis, sekolah harus menerapkan pembelajaran dengan sif atau pembagian jadwal masuk. "Kami berikan kebebasan unit pendidikan [menerapkan] seperti apa [metode] shifting. Mau per hari, per minggu, per angkatan kelas," kata Nadiem.










