Mapel PMP akan Diajarkan Kembali di Sekolah
1 menit baca916 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, JAKARTA -- Mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) akan kembali hadir di sekolah-sekolah.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan saat ini melakukan pengkajian agar PMP diajarkan kembali untuk pelajar.
"Ini kami sedang melakukan evaluasi kurikulumnya formalnya, yaitu mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan saat ini dipelajari dan dikaji akan dipisahkan kembali. Jadi ada PPKn dan ada PMP," ujarnya usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Jakarta, Selasa (1/10), dilansir dari republika.co.id.
Sebelumnya, PMP digabung dengan PPKN. Namun, hal itu lebih berat pada pengetahuan dibandingkan nilai-nilai moral Pancasila itu. Padahal penanaman nilai-nilai Pancasila harus dilakukan melalui perilaku.
"Oleh karena itu, berdasarkan kajian kami kemungkinan akan ditata ulang kembali, yang mana PMP menjadi mata pelajaran sendiri," kata Muhadjir.
Meski demikian, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengatakan mempertimbangkan juga bagaimana mata pelajaran PMP tersebut tidak menambah beban siswa. Hal itu dikarenakan juga ada program penguatan pendidikan karakter.
"Kalau semuanya berjalan lancar, kemungkinan mulai tahun depan PMP bisa diajarkan kembali," ujarnya.
Pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila diselenggarakan di kawasan Monumen Pancasila Sakti di Jakarta Timur, Selasa. Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara dalam peringatan itu. Sedangkan Muhadjir ditunjuk menjadi pembaca doa pada upacara tersebut.(*)










