Selain itu Nasradin juga merasa bangga dan berterima kasih karena pihaknya masih diberikan amanat sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan agenda OSK tahun ini.
“Walau SMADU ini tergolong sekolah yang baru, tapi Alhamdulillah masih diberikan kepercayaan,” ujarnya.
Kegiatan yang digelar di sekolah SMADU tersebut merupakan program nasional yang dilaksanakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Paser.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Paser Waluyo Abu Saputro menyatakan bahwa pelaksanaan OSK tahun ini diikuti 256 Peserta dari 21 SMA dan Madrasah Aliyah se-kabupaten Paser.
“Karena kondisi geografis Kabupaten Paser sehingga ada beberapa SMA dan Madrasah Aliyah yang tidak bisa mengirimkan peserta dari siswa terbaiknya, semoga kedepannya mereka bisa mengirimkan peserta didik terbaiknya,” harap Waluyo.
“seluruh peserta nantinya akan bersaing melalui uji soal yang diterbitkan dari pusat, ada sembilan Mapel yang dilombakan,” jelas Waluyo.
Selain itu Waluyo juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat partisipasi dari setiap kepala SMA yang ada di Kabupaten Paser.
“Berkat peran partisipasi kepala sekolah baik dalam segi pendanaan ataupun kepesertaan akhirnya kegiatan ini bisa terlaksana,” ujarnya.
Dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki panitia pelaksana, sehingga pihak panitia hanya bisa memfasilitasi tempat acara berupa ruang kelas pengerjaan soal OSK dan Konsumsi Pengawas. Tepat pada pukul 09.00 WITA Olimpiade Sains Kabupaten secara resmi dibuka oleh Ketua MKKS Kabupaten Paser.
“Diharapkan dengan dimulainya kegiatan ini dapat menjadi ajang kompetisi yang bisa meningkatkan daya saing siswa dan sekolah,” pungkas Waluyo. (dc1217)