Menurut data Pengadilan Agama Kabupaten Kutai Kartanegara, kasus perceraian pada tahun 2017 mencapai 1047 pasangan.
Dr. Sabran,S.E M.Si selaku pembina Klik Kukar pada saat pembukaan mengatakan perceraian di Kukar bukan hanya masalah sosial ekonomi, kurangnya edukasi menjadi faktor tertinggi penyebab percaraian.
“Bukan hanya masalah keuangan dan strata sosial. Tapi, mohon maaf saya katakan, kurangnya edukasi mengenai pra dan pasca pernikahan menjadi andil besar”, beber mantan rektor Unikarta itu.
Mengenai program Klik, Untung, Ketua Panitia Pembicara Talkshow Pernikahan Klik mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk membentuk Keluarga dengan memberikan pendidikan komprehensif untuk membekali pemuda pemudi ilmu tentang pernikahan.
“Sebagai wadah untuk belajar sebagai bekal pondasi dan tujuan mereka menikah, membentuk presepsi yang baik untuk meminimalisir perceraian, dan membangun motivasi pemuda-pemudi untuk membangun keluarga”
Menyusul kegiatan ini rencananya Klik akan mengadakan mengadakan perkukiahan pra dan pasca nikah pada 21 April 2018 yang terjadwal “Seminggu satu kali dalam dua belas pertemuan atau 3 bulan” terang Untung. (rf218)