“Iya kami selalu mengingatkan kepada mereka antara akademik dan ekstrakulikuler itu harus seimbang, kalau memang akademiknya ada penurunan mereka atau orang tua dengan sigap memberikan les tambahan, sehingga mereka tidak tertinggal dan selama ini semua berjalan dengan baik,”ungkapnya.
Marlia menambahkan ada beberapa kegiatan ekstrakulikuler yang memang selalu diikuti oleh siswa SDN 008 diantaranya drum band, tari tradisional, karate, hafsi serta bulutangkis. “Nah, dari kegiatan ekstra ini kami sudah banyak mendapatkan prestasi seperti drum band belum lama ini kami menyaber juara umum Tenggarong Open Marching band 2017, anak-anak kami juga selalu meraih juara karate tingkat Inkanas se-Samarinda, termasuk dengan tari tradisional kami juga selalu meraih juara dan masih banyak lagi prestasi yang sudah diraih anak-anak kami,”bebernya.
Dalam waktu dekat pihaknya juga tengah mempersiapkan anak-anak asuh mereka untuk mengikuti O2SN untuk tingkat gugus, kecamatan, kota bahkan hingga nasional.
“Cabang olahraga yang kami siapkan itu renang, catur, karate dan bulutangkis. Di bulutangkis kami selalu mendapatkan juara dan sekarang anak murid kami juga menjalani latihan di Bandung, disana dia ikutu sekolah titipan kalau ujian baru kesini, mudahan nanti bisa terus dipertahankan,”pungkasnya. (rgn)