Senin, 28/09/2026

Disdikpora PPU Evaluasi Kendala Penyaluran KPC

Senin, 28/09/2026

Penyaluran Program KPC kepada wali murid di Penajam. (dokkorankaltim)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Disdikpora PPU Evaluasi Kendala Penyaluran KPC

Senin, 28/09/2026

logo

Penyaluran Program KPC kepada wali murid di Penajam. (dokkorankaltim)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara (Disdikpora PPU) mengevaluasi kendala penyaluran Kartu Penajam Cerdas (KPC) tahun sebelumnya agar bantuan pendidikan tahap pertama tahun ini dapat tersalurkan lebih lancar. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora PPU Muhtar mengatakan, penyaluran ditargetkan dapat diselesaikan pada Oktober mendatang. 

Pada tahap pertama tahun ini, sebanyak 5.885 murid SD dan siswa SMP menjadi penerima manfaat KPC. Jumlah tersebut terdiri dari 3.248 murid SD dan 2.637 siswa SMP dengan total alokasi anggaran mencapai Rp3,4 Miliar. "Mudah-mudahan Oktober ini sudah selesai lah untuk penyalurannya," ujar Muhtar, Senin (28/9/2026). 

Evaluasi dilakukan berdasarkan pelaksanaan KPC pada 2025. Saat itu, terdapat 67 bantuan KPC yang tidak terealisasi karena sejumlah kendala teknis dan kondisi di lapangan. Kendala tersebut antara lain pelajar yang sudah berpindah domisili, adanya penolakan dari orang tua penerima, serta sulitnya menghubungi orang tua karena kesibukan bekerja. 

"Permasalahannya tahun kemarin itu ada keterlambatan karena orang tuanya kerja di hutan, kerja di batu bara, atau lokasi lain. Begitu disurat ada jadwalnya, ketika mereka turun lokasi tidak sesuai dengan jadwal penyaluran," ungkap Muhtar. Untuk mengantisipasi kendala tersebut, Disdikpora PPU menyiapkan kemudahan dalam proses verifikasi dan penyaluran, terutama bagi siswa yang orang tuanya berada jauh dari lokasi penyaluran. 

"Tahun ini mudah-mudahan dipermudahkan. Kalau ada yang keluarganya jauh, penyalurannya cukup didampingi oleh kepala sekolah atau guru," harap Muhtar. Sementara bagi pelajar yatim piatu, proses penyaluran juga dilakukan dengan pendampingan keluarga. "Untuk anak yatim piatu, penyalurannya didampingi oleh keluarganya," ujarnya. 

Secara keseluruhan, jumlah siswa jenjang SD hingga SMP di Kabupaten PPU diperkirakan mencapai sekitar 29 ribu anak. Sementara bantuan KPC untuk siswa madrasah dikelola secara terpisah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) PPU. 

Editor : Aspian Nur

Disdikpora PPU Evaluasi Kendala Penyaluran KPC

Senin, 28/09/2026

Penyaluran Program KPC kepada wali murid di Penajam. (dokkorankaltim)

Share

Berita Terkait