Kamis, 24/09/2026
Kamis, 24/09/2026
Kegiatan FTBI Penajam 2026 tingkat SD/Mi yang dilaksanakan di SDN 026 PPU, Kamis (24/9/2026).
Kamis, 24/09/2026

Kegiatan FTBI Penajam 2026 tingkat SD/Mi yang dilaksanakan di SDN 026 PPU, Kamis (24/9/2026).
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Upaya mengenalkan dan melestarikan bahasa Paser terus dilakukan sejak bangku sekolah dasar diantaranya melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat SD se-Kecamatan Penajam yang digelar di SDN 026 Penajam, Kamis (24/9/2026). Ketua Panitia FTBI Ramadhan Noor mengatakan sebanyak 40 peserta yang ikut.
Kegiatan ini ada dua yang diperlombakan mulai dari sempuri atau dongeng dengan 13 peserta dan betikow atau baca puisi bahasa paser dengan 27 peserta. "Tujuan utama kami adalah agar anak-anak mengenal dan bangga terhadap bahasa ibunya, yaitu bahasa Paser yang menjadi kearifan lokal di sini," ujar Ramadhan.
Sekolah memiliki peran penting dalam mengenalkan bahasa daerah kepada generasi muda. "Sekolah harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan pemahaman tersebut," imbuhnya. Meski hingga saat ini belum terdapat guru khusus bahasa Paser di sekolah yang ada di PPU.
Pembelajaran tetap dilakukan dengan melibatkan guru kelas masing-masing untuk belajar bahasa Paser. Adapun penilaian FTBI ini melibatakan juri yang dinilai netral dan memiliki kemampuan dalam bahasa Paser. Tim juri berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya Lembaga Adat Paser, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU.
Dari ajang ini, peserta yang meraih peringkat satu hingga empat nantinya akan menjadi perwakilan Kecamatan Penajam dalam FTBI tingkat PPU "Para pemenang peringkat satu sampai empat akan mewakili Kecamatan Penajam pada tingkat kabupaten," kata Ramadhan.
Editor : Aspian Nur
Kamis, 24/09/2026
Kegiatan FTBI Penajam 2026 tingkat SD/Mi yang dilaksanakan di SDN 026 PPU, Kamis (24/9/2026).
TERPOPULER