Kejadian yang dianggap meresahkan ketertiban umum kembali terjadi, memicu reaksi keras dari warga setempat.
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi yang terus berulang tanpa penyelesaian permanen.
Melalui pernyataan terbuka, mereka meminta perhatian serius dari para pemangku kebijakan di wilayah tersebut,
Tuntutan ditujukan langsung kepada, Camat Muara Kaman, Kapolsek Muara Kaman, Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Muara Kaman Ilir.
"Kejadian ini tidak boleh dianggap enteng atau sekadar dianggap angin lalu. Jika tidak ditangani secara serius dan nyata, kami khawatir ini akan merambat ke konflik atau masalah yang jauh lebih besar," ujar warga.
Warga tidak ingin menunggu adanya korban jiwa baru pihak terkait bertindak. Rasa tidak aman yang dirasakan sudah mencapai titik jenuh. Keamanan dan ketenangan di penghujung bulan suci ini seharusnya menjadi prioritas utama.
"Kami memohon kepada camat, Kapolsekndan kepala desa untuk segera mengambil langkah konkret. Jangan biarkan keresahan ini berlarut-larut. Masyarakat butuh tindakan nyata, bukan sekadar imbauan," tegas mereka.
Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin memastikan situasi di wilayah tersebut tetap aman dan terkendali.
Insiden yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.30 hingga 03.00 WITA tersebut murni merupakan salah paham antar kelompok remaja dan bukan bentrokan besar.
"Ini murni salah paham saja antara kedua kelompok anak remaja di daerah perbatasan Muara Kaman Ulu. Kami juga sudah pastikan di lapangan, tidak ditemukan adanya pengaruh minuman beralkohol atau barang terlarang lainnya," tegas Herwin, Jumat (20/3/2026).
Terkait dengan pengamanan malam takbiran, Polsek Muara Kaman telah menyiapkan skema pengamanan ketat, pengarahan personel sebanyak 20 personel kepolisian disiagakan penuh untuk mengawal jalannya malam kemenangan.
“Patroli akan difokuskan pada tempat-tempat rawan tawuran serta area sekitar masjid-masjid di wilayah Kecamatan Muara Kaman,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemantauan di wilayah perairan untuk memastikan keamanan menyeluruh.
“Kami imbau para orang tua untuk mengawasi kegiatan anak-anaknya agar tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami akan terus berpatroli untuk menjamin masyarakat bisa merayakan takbiran dan lebaran dengan tenang," tutup Herwin.
Editor: Aspian Nur