Para atlet tersebut merupakan hasil seleksi dari tiga divisi, yakni recurve, compound dan standar, baik putra maupun putri.
Pengprov Perpani Kaltim sebelumnya telah menggelar proses seleksi internal, dengan memilih peringkat satu dan dua dari masing-masing divisi untuk kategori usia 15 dan 18 tahun. Mereka yang lolos seleksi ini didanai oleh anggaran KONI Kaltim.
“Untuk kategori U-15 dan U-18, atlet yang menempati peringkat satu dan dua hasil seleksi menjadi prioritas untuk diberangkatkan, seluruhnya dibiayai oleh Pengprov,” jelas Sutomo saat dikonfirmasi pada Selasa (22/7/2025).
Sementara itu, untuk kategori U-13, meski hanya peringkat tiga yang diberangkatkan, mereka menggunakan biaya mandiri.
“Kita buka kesempatan bagi peringkat satu sampai empat, selama masih sesuai kuota yang ditetapkan PB Perpani,” tambahnya.
Dari total kontingen yang dikirim, Perpani Kaltim berhasil membawa pulang tujuh medali emas, 11 perak, dan 10 perunggu.
Capaian ini dinilai cukup menggembirakan karena melampaui target awal yang hanya enam medali emas.
“Alhamdulillah tahun ini kita naik satu peringkat nasional, dari peringkat lima tahun lalu menjadi peringkat empat. Tahun lalu kita hanya membawa pulang lima emas, tahun ini meningkat menjadi tujuh,” ujar Sutomo.
Ia juga mengakui bahwa hasil tersebut masih bisa lebih baik apabila beberapa kendala teknis dan faktor mental atlet dapat diminimalisir.
“Sebenarnya peluang menambah emas terbuka karena perolehan perak juga cukup banyak, yaitu 11. Ini menunjukkan potensi yang sangat besar,” pungkasnya.
Editor: Erwin