Menembak sudah mempertandingkan empat nomor yang diikuti Kaltim di Lapangan Tembak Rindam IM Mata Le, Banda Aceh.
Manajer menembak Kaltim Bejo Bin Pawiro Utomo mengakui hari pertama dan kedua ini Kaltim tidak menurunkan atlet unggulan.
“Kami masih punya tim unggulan yaitu Areta, Dwi, Tri dan Paskalis, mereka bertanding besok. Kami berharap mereka bisa meraih medali,” kata Bejo kepada Korankaltim.com Kamis (12/9/2024) hari ini. “Kami sudah bisa mengukur kekuatan, tinggal menunggu dewi fortuna saja,” sebutnya.
Bejo tetap memberikan semangat dan meyakinkan atletnya untuk terus berusaha karena diakui harapan Kaltim pada cabor ini memang hanya di beberapa nama yang disebutkan.
Secara individu Paskalis berada diperingkat empat namun Saskia di peringkat 14, karena nanti akan ada penggabungan nilai, sehingga tidak bisa masuk final.
Senjata juga mempengaruhi kualitas penembak karena semakin canggih yang digunakan, maka semakin akurat titik sasaran.
“Target kami ada pada Areta yaitu emas, semoga bisa menghasilkan prestasi yang terbaik,” harapnya.
Dari 11 atlet, baru 4 atlet yang sudah diturunkan tim Kaltim di cabang olahraga menembak ini. Dari 50 nomor tanding yang dimainkan di PON ini, Kaltim hanya memainkan 19 nomor. Andalan Kaltim ada di nomor benchrest dua nomor, 50 meter 3 posisi, 300 meter dan individu.
Editor: Aspian Nur