Hal ini disampaikan pelatih judo Kaltim Siti Aminah kepada Korankaltim.com Minggu (8/9/2024) pagi ini. “Ya kami bertemu dengan Pak Husry, meminta doa restu dari beliau sebelum berangkat dan bertanding di PON,” ujar Ami, sapaan akrab Siti Aminah.
Tujuan sowan ke mantan ketua umum Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengprov PJSI) Kalimantan Timur tersebut menurut Ami tak lain untuk meminta nasehat dan menguatkan mental atlet menjelang bertanding. “Judo sudah berangkat kemarin (Sabtu, 7/9/2024), kami bertemu Pak Husry mendadak karena kami merasa beliau berjasa mengangkat nama judo Kaltim makanya kami harus bertemu sebelum berangkat,” ucap Ami lagi.
Tim judo Kaltim saat ini diperkuat 9 atlet dengan 2 pelatih dan satu manajer. Ditegaskan Ami, judo mematok target meraih dua medali emas kendati dalam perjalanan saat pemusatan latihan semua harus dihadapi dengan keterbatasan diantaranya tidak adanya lawan tanding dan sarana serta prasarana pendukung lainnya.
“Pak Husry banyak memberikan nasehat dan motivasi kepada kami. Beliau meminta kami untuk rendah hati dan menghindari kesombongan agar mimpi juara bisa terwujud,” ungkap Ami.
“Sebagai orang-orang pilihan, atlet judo diminta punya tanggung jawab dan bisa menjaga etika kesantunan. Juara itu bukan berarti tidak pernah kalah akan tetapi seorang juara adalah mereka yang memiliki semangat yang tak terkalahkan,” papar Ami menyampaikan pernyataan dari Achmad Husry.
Tim judo Kaltim juga merasa senang karena Husry masih sangat perhatian dengan mereka dan sangat mendukung dengan upaya perbaikan prestasi olahraga bela diri ini di Benua Etam
“Semoga saja judo bisa meraih hasil terbaik terutama medali emas dari PON nanti,” harap Ami.
Editor: Aspian Nur