Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap capaian ini. Dirinya menyampaikan dari 88 emas, 50 cabor yang masuk zona medali di BK PON ini menargetkan sekitar 70 medali emas, 70 perak dan 64 perunggu.
“Dari 70 medali emas yang ditargetkan masing-masing cabor ini, KONI Kaltim hanya menargetkan 35 medali emas pada PON XXI Aceh dan Sumatera Utara (Sumut),” terangnya, Rabu (6/12/2023).
Rusdi menyebutkan jika Kaltim mampu mencapai target 35 emas di PON yang akan datang, maka Kaltim bisa menduduki peringkat yang strategis. Ia juga mengapresiasi target realistis dan optimis yang dipasang masing-masing cabor. Sebab, cabor sendiri yang mengetahui kekuatan tim dan kekuatan lawan.
“Saya minta pada semua untuk menyatukan sinergitas, kita akan sama-sama melalui badai ini supaya bisa berhasil di Sumatera dan Aceh,” tegasnya.
Sementara terkait Pelatihan Daerah (Pelatda), KONI Kaltim sendiri akan memulainya pada Maret 2024 mendatang. Nantinya, internal KONI Kaltim juga akan kembali membahas terkait rencana pemberangkatan atlet yang lolos PON namun non medali di posisi 4 dan 5. Dirinya berharap Kaltim bisa meraih peringkat 5 pada PON XXI Aceh dan Sumut 2024.
Editor: Maruly Z