Ketua Pelti Kaltim Zairin Zain menjelaskan, seleksi yang berlangsung menjadi sangat penting untuk mencari atlet yang dipersiapkan tak hanya untuk persiapan ke Pra-PON tapi juga Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
“Kami mengundang sembilan daerah untuk mengirimkan atlet mereka dan yang datang dari empat daerah. Mereka kami seleksi untuk jadi atlet pelapis kedua tim tenis Kaltim yang sudah ada,” jelas Zairin kepada Korankaltim.com disela selekprov Kamis (4/5/2023) pagi tadi.
“Kami optimistis tim tenis Kaltim bisa lolos dari Pra-PON dan meraih emas di PON XXI di Sumatera Utara dan Aceh tahun depan,” kata Zairin.
Disebutkan Zairin setiap pelaksanaan PON petenis Kaltim berhasil masuk zona medali, hanya saja medali emas belum berhasil didapatkan. “Tapi dengan catatan petenis Kaltim tidak bertemu dulu dengan tim tenis tangguh dari Jawa Timur atau DKI Jakarta,” imbuhnya.
Technical delegate selekprov ini Rohadi menambahkan, dari 8 atlet putra yang mengikuti seleksi hanya diambil dua petenis saja, karena tiga atlet sudah lolos Pra PON. Sementara untuk petenis putri diambil 5 atlet.
“Seleksi berlangsung ketat, karena mereka bersaing ketat dan menunjukkan permainan terbaik mereka meski saat seleksi cuaca sangat panas,” ujar Rohadi.
Editor: Aspian Nur