“Tentunya hal ini merupakan suatu kebanggaan untuk Kutai Kartanegara,” kata Pembina sekaligus Ketua Arkan Sport Manajemen (ASM), Rony A kepada korankaltim.com, Selasa (30/8/2022).
Ia mengungkapkan, Gilang merupakan atlet peraih medali emas pada Porprov di Kutai Timur pada 2018 lalu. Gilang sendiri memiliki dasar sebagai atlet taekwondo yang bergabung di muaythai pada 2017 sebagai persiapan Pra Porprov di Samarinda.
“Dia merupakan seorang petarung yang gigih berlatih, dan hasil yang dia dapat sekarang sebagai pemegang sabuk emas Komandan Grup 2 Kandang Menjangan Surakarta yang merupakan even bergengsi di tahun ini,” terangnya.
Diketahui, Gilang Ramadan adalah anak pasangan dari Delai Marlian dan Usmaniah yang merupakan guru olahraga SMK YP 17 Tenggarong Seberang.
Saat dihubungi, Gilang mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang mendukung juga kepada para petarung-petarung Arkan sebagai sparing partner.
“Serta bang Tundugi yang telah membantu saya dalam latihan teknik judo serta kak Rony sebagai pelatih yang telah memberikan program latihan, semangat, waktu, tenaga dan materi untuk keberhasilan saya ini tak lepas juga restu kedua orang tua dan izin Allah Subhanahuatalla,” ucap Gilang.
Selain perebutan sabuk emas, event ini juga mempertandingkan kategori amatir yang diikuti oleh Camp, Setra dan Pengprov Asosiasi Seni Tarung Tradisi (ASTA).
Arkan Camp Kukar sendiri mengirim sembilan petarung dan semuanya mendapatkan medali yaitu enam emas oleh Abd Chamid under 45 kilogram, Rafi' Al Harist under 48 kilogram, M Syaikur Roshydin under 52 kilogram, Ilham Adi Putra Purwanto under 70 kilogram, M.Syahid under 77 kilogram dan Robiatul Adawiyah under 45 kilogram juga sebagai petarung terbaik putri.
Perak diraih oleh Mitha Poppy Oktavia kelas under 65 kilogram putri, 2 perunggu yaitu under 30 kilogram, M Angkasa Ab dan Nelson Sianturi under 65 kilogram. Arkan Camp Kukar mendapat juara umum ketiga, setelah Asta Papua sebagai juara umum kedua dan juara umum diraih oleh Naga Ulung Semarang.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin