Lho kok bisa? Ya, pemain 37 tahun itu ternyata juga mendapatkan pemasukan dari fake followers atau pengikutnya yang palsu di akun Instagram dengan nilai yang tak sedikit, £388.000 atau setara dengan Rp7,574 miliar!
Ronaldo mendapatkan uang secara cuma-cuma sebesar itu per pos sponsor dari pengikut Instagram palsu dirinya.
Dilansir dari laman Thesun.co.uk Sabtu (19/2/2022) hari ini, Ronaldo diyakini memiliki 92 juta akun palsu diantara rekor 400 juta pengikutnya. Hal ini disebabkan maraknya akun bot di media sosial yang dibuat oleh Goggle dan digunakan oleh pihak ketiga.
Untuk setiap postingan yang diunggah Ronaldo ke Instagram, data yang dikeluarkan livefootballtickets.com menunjukkan ia menghasilkan uang £1,69 juta atau setara Rp20 miliar lebih. Jika 92 juta pengikutnya palsu, itu berarti £388.000 per posting diperoleh karena akun bot tersebut.
Suami dari Giorgina Rodriguez itu diketahui adalah satu dari beberapa pemain paling laris di dunia dan sering memposting konten asli.
Pekan ini ia mengunggah postingan berbayar untuk Nike dan merek pakaian dalam CR7 miliknya.
Ronaldo bukan satu-satunya atlet yang diperkirakan menghasilkan banyak pendapatan dengan diikuti oleh akun bot.
Lionel Messi diperkirakan memiliki sekitar 70 juta pengikut Instagram palsu dan mengantongi £287 ribu per posting atau setara Rp5,6 miliar.
Pemain Paris Saint-Germain dan timnas Argentina itu telah memposting konten berbayar terkait dengan Lays crisps dan The Messi Store pekan ini.
Neymar berikutnya dengan 34 juta pengikut palsu yang diperkirakan dan £140.000 (Rp2,7 miliar) per posting, sementara rekan setimnya di PSG Kylian Mbappe dan Sergio Ramos dilaporkan masing-masing menghasilkan £52.000 (Rp1 miliar) dan £47.000 (Rp917 juta) karena bot untuk setiap unggahan mereka.
Gareth Bale, Zlatan Ibrahimovic dan Karim Benzema kemudian diprediksi mengantongi £45.000 (Rp878 juta) masing-masing dari setiap pos, sementara bintang Liverpool Mo Salah mencetak £41.000 (Rp800 juta).
Luis Suarez melengkapi sepuluh besar, dengan perkiraan £39.000 (Rp7611 juta) diperoleh melalui pengikut palsu per posting.
Editor: Aspian Nur