Penyintas covid-19 Berisiko Mengalami Kabut Otak, Berpengaruh pada Kognitif dan IQ
1 menit baca418 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, LONDON - Pasien yang selamat dari COVID-19 berisiko mengalami kerusakan mental. Dalam kasus terburuk memicu penurunan kognitif setara dengan penuaan 10 tahun atau kehilangan 8,5 poin IQ. Hal ini menurut sebuah studi baru oleh Imperial College London.
Fenomena ini disebut sebagai "Kabut otak". Fenomena ini dilaporkan banyak dialami penyintas COVID-19 dalam beberapa bulan setelah sembuh dari penyakit itu. Bahkan dikhawatirkan bisa menjadi gejala cacat kognitif yang lebih serius, menurut penelitian terhadap 84.285 orang.










