Kepala Keamanan Abbas Ibrahim menjelaskan hal tersebut terjadi karena ada dua ledakan besar yang terjadi bersamaan. Ledakan bersumber dari bahan peledak yang disita bertahun-tahun lalu dan disimpan di pelabuhan kota. "Tampaknya ada gudang yang berisi material yang disita bertahun-tahun lalu, dan tampaknya itu adalah material yang sangat mudah meledak," kata pejabat keamanan senior itu.
Penyelidikan khusus akan tetap dilakukan. Hal senada juga dijelaskan Perdana Menteri Hassan Diab. Ia menyebut ledakan terjadi di gudang amunisi yang telah ada sejak enam tahun, disimpan dari 2014. Ia pun bersumpah akan meminta pertanggungjawaban. "Mereka yang bertanggung jawab atas bencana ini akan membayar harganya," katanya dalam pidato di televisi lokal.
Diab mendeklarasikan hari Rabu (5/8/2020) ini sebagai hari berkabung nasional. Ia juga meminta dunia internasional membantu Libanon dalam penanganan pasca bencana. "Saya mengirim permohonan mendesak ke semua negara yang berteman dan bersaudara dan mencintai Libanon, untuk berdiri di sisi kami dan membantu kami, mengobati luka yang dalam ini," katanya.
Diab menyatakan, sebanyak 2.750 amonium nitrat yang merupakan pupuk pertanian disinyalir menjaid penyebab insiden. Pupuk itu, imbuhnya disimpan selama bertahun-tahun dalam gudang di tepi laut. "Memicu bencana alam dalam setiap arti," papar Diab lagi
Lantas, apa itu amonium nitrat dan apakah zat tersebut mudah meledak? Dilansir dari situs web kesehatan dan keselamatan kerja pemerintah negara bagian Australia disebutkan bahwa amonium nitrat merupakan bahan yang tidak berbau, yang biasanya berbentuk butiran (pada pupuk), ada yang kristal, dan berwarna putih. Dalam situs tersebut dijelaskan bahwa amonium nitrat diklasifikasikan sebagai kelas 5.1 agen pengoksidasi di bawah kode Australian Dangerous Goods (ADG) dan bahan kimia berbahaya di bawah Globally Hamonized System (GHS). Zat ini adalah oksidator yang kuat dan dapat bereaksi keras dengan bahan yang tidak kompatibel lainnya, sehingga sangat penting untuk menyimpan dan menangani amonium nitrat dengan benar. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di cnbcindonesia.com hari Rabu 5 Agustus 2020 dengan judul Bak Bom Atom, Ini Penyebab Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon