Senin, 28/09/2026
Senin, 28/09/2026
Petugas gabungan memadamkan karhutla di Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kubar. (Dok Polsek Damai)
Senin, 28/09/2026

Petugas gabungan memadamkan karhutla di Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kubar. (Dok Polsek Damai)
Penulis : Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan KM 16 PT CAM Kampung Jengan Danum RT 008 Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Minggu (27/9/2026) petang kemarin. Tiupan angin kencang membuat api meluas hingga mendekati area perkantoran PT CAM di KM 22, sementara asap tebal dari kebakaran mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas. Kapolsek Damai IPDA Gery Purnomo mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 16.40 WITA. Setelah menerima informasi tersebut, personel Polsek Damai bersama tim gabungan langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 17.00 WITA untuk melakukan pemadaman.
Tim gabungan yang terlibat terdiri dari personel Polsek Damai, Koramil, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah kecamatan, masyarakat serta pihak PT CAM. Setibanya di lokasi, tim langsung berupaya memadamkan api yang terus merambat akibat angin kencang. Kobaran api bergerak menuju jalan poros Kampung Jengan Danum hingga mendekati area perkantoran PT CAM di KM 22. “Angin yang cukup kencang membuat api cepat meluas. Tim gabungan berupaya melakukan pemadaman agar kebakaran tidak semakin meluas,” ujar Gery, Senin (28/9/2026).
Asap tebal yang menyelimuti jalan turut mengganggu jarak pandang pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Personel Polsek Damai juga melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas untuk membantu menjaga kelancaran kendaraan yang melintas di sekitar lokasi.
Dalam proses pemadaman, tim gabungan mendapat dukungan kendaraan pemadam serta satu unit truk tangki air (water tank) berkapasitas 35.000 liter milik PT CAM untuk menyuplai air ke lokasi kebakaran. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WITA. Tim kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Berdasarkan perkiraan sementara, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar delapan hektare. Area tersebut merupakan lahan gambut yang masih terdapat akar, dedaunan, dan pepohonan kering. Kondisi ini membuat proses pendinginan perlu dilakukan secara menyeluruh untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap asal mula munculnya titik api yang diketahui berada di sekitar pinggir jalan. Personel Polsek Damai bersama tim gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat cuaca panas dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kondisi cuaca panas dan angin kencang dapat membuat api cepat meluas dan menyulitkan proses pemadaman,” tutup Gery. Editor: Aspian Nur
Senin, 28/09/2026
Petugas gabungan memadamkan karhutla di Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kubar. (Dok Polsek Damai)
TERPOPULER