Jumat, 25/09/2026
Jumat, 25/09/2026
Rapat koordinasi persiapan MTQ ke-18 Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Jumat, 25/09/2026

Rapat koordinasi persiapan MTQ ke-18 Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Tahun 2026 mulai dimatangkan. Kecamatan Melak yang ditunjuk sebagai tuan rumah menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubar bersama Kantor Kementerian Agama Kubar, Jumat (25/9/2026).
Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani tersebut membahas berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari kesiapan lokasi, akomodasi kafilah, transportasi, hingga fasilitas kesehatan dan keamanan.
Rakor tersebut turut dihadiri Plt Asisten II Sekretariat Kabupaten Kubar Suwito, Kepala Kantor Kementerian Agama Kubar Johan, Ketua Masjid Al-Muttaqin Islamic Center Ikran, para kepala KUA, pengurus LPTQ kecamatan se-Kubar, serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Nanang yang juga menjabat Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kubar meminta seluruh panitia memperkuat koordinasi agar persiapan dapat diselesaikan tepat waktu.
Menurutnya, penunjukan Melak sebagai tuan rumah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik. Karena itu, setiap unsur kepanitiaan diminta segera memastikan kebutuhan teknis maupun pendukung pelaksanaan kegiatan.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami meminta kepada ketua pelaksana bersama seluruh panitia untuk bergerak cepat dalam mematangkan seluruh aspek teknis, mulai dari kesiapan akomodasi kafilah, transportasi, hingga fasilitas medis dan keamanan,” ujarnya.
Selain membahas kesiapan penyelenggaraan, Nanang turut menyoroti pentingnya pembinaan peserta MTQ. Ia meminta LPTQ bersama Kementerian Agama terus meningkatkan pembinaan secara intensif dan berkelanjutan agar mampu melahirkan qari, qariah, dan hafiz yang berkualitas.
“Kita ingin melahirkan qari, qariah, dan hafiz berkualitas yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat kabupaten, tetapi juga siap mengharumkan nama Kutai Barat di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak berjalan sendiri-sendiri dalam mempersiapkan kegiatan. Koordinasi antara panitia, pemerintah kecamatan, LPTQ, Kementerian Agama, dan unsur terkait lainnya perlu diperkuat untuk mengantisipasi kendala sebelum pelaksanaan.
Nanang berharap seluruh pihak dapat menyatukan visi dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah sehingga pelaksanaan MTQ ke-18 di Kecamatan Melak dapat berjalan tertib dan lancar.
MTQ sendiri tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan seni Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkuat syiar Islam, mempererat persaudaraan, serta membina mental dan spiritual generasi muda.
Editor: Erwin
Jumat, 25/09/2026
Rapat koordinasi persiapan MTQ ke-18 Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER