Uang
itu diambil di Bank Syariah Mandiri (BSM) Tenggarong pada Jumat (11/5) sore.
Nasabah
atas nama Datul yang bertugas sebagai staf di Universitas Kutai Kartanegara
(Unikarta) ini merasa dirugikan oleh pihak bank.
Di mana
ia menarik tunai uang Rp 20 juta di BSM Tenggarong. Uang itu terbagi menjadi
empat ikat dengan pecahan Rp 50 ribu.
Di
dalam salah satu ikatan, terselip uang pecahan Rp10 ribu dan Rp20
ribu. “Uangnya jelas berkurang, karena di dalamnya terdapat pecahan
kecil,” ungkap Datul kepada korankaltim.com.
Datul
baru mengetahui kekurangan uang itu setelah Maryam, rekannya di Unikarta
menghitung uang tersebut. “Uang ini rencananya untuk membayar kontrak kerja
sama dengan media,” ungkapnya.
Datul
berencana mengajukan komplain ke BSM Tenggarong. “Kita minta pertanggungjawaban dari pihak bank,” terang
Datul.
Manajemen
BSM Tenggarong hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi.
Penulis : Heriansyah
Editor : Supiansyah