Minggu, 27/09/2026
Minggu, 27/09/2026
Kios kosong di Tangga Arung Square (TAS). (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
Minggu, 27/09/2026

Kios kosong di Tangga Arung Square (TAS). (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar menyiapkan tim investigasi untuk menelusuri ratusan kios di kawasan Tangga Arung Square (TAS), Tenggarong.
Langkah tersebut diambil setelah ditemukan sejumlah lapak yang secara administratif telah mengantongi kontrak resmi, namun tidak digunakan oleh pedagang untuk berjualan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin, mengatakan tim akan melakukan penelusuran data pedagang secara by name untuk memastikan kondisi setiap kios di lapangan.
Berdasarkan data sementara, dari total 700 kios yang tersedia di kawasan TAS, sebanyak 530 kios telah memiliki kontrak resmi. Sementara 170 kios lainnya masih dalam proses administrasi.
“Kami harus membenahi ini karena jumlahnya bukan satu-dua orang, tapi ratusan. Tim tidak hanya mencatat nama, tetapi juga akan menelusuri kondisi konkret dan alasan mendasar mengapa lapak-lapak tersebut justru dikosongkan,” ujar Burhanuddin, Minggu (27/9/2026).
Ia menegaskan, kios yang disediakan tersebut memiliki aturan pemanfaatan yang ketat. Lapak tersebut tidak boleh diperjualbelikan atau dialihkan kepada pihak lain.
“Lewat investigasi ini kami ingin memastikan apakah ada indikasi pelanggaran aturan pemanfaatan aset oleh pedagang atau mereka ada kendala logistik sehingga tak bisa berjualan,” tegasnya.
Kata dia, proses pembenahan ini akan dilakukan secara bertahap. Burhanuddin mengakui adanya kendala anggaran akibat rasionalisasi pada 2026 yang membuat sejumlah rencana revitalisasi pasar belum bisa direalisasikan sepenuhnya.
“Walaupun begitu, nanti setelah pendataan dan penataan administrasi selesai kami Disperindag sudah menyiapkan inovasi untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di kawasan itu,” ungkapnya.
Disperindag Kukar berkomitmen memastikan kawasan pasar dapat kembali ramai dan berfungsi sesuai peruntukannya.
“Perlu waktu untuk melakukan pembenahan ini, biar nanti tidak tumbuh lagi persoalan baru,” tutupnya.
Editor: Erwin
Minggu, 27/09/2026
Kios kosong di Tangga Arung Square (TAS). (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
TERPOPULER